MASALAH DAN REJEKI ADALAH SESUAI DENGAN KAPASITAS MANUSIANYA

Seperti yang kita tahu, Pikiran Bawah sadar itu ibarat Operating System (OS) yang ada di komputer. Ada yang terinstal Windows, Mac, Linux. Yang terinstal windows pun juga banyak versinya dari winsdows 1.0, windows XP sampai windows 10.

Masing-masing O.S juga dapat di instal lagi dengan software/aplikasi tertentu, misalkan photosop, corel draw, dan lain sebagainya. Nah..aplikasi-aplikasi ini ternyata tidak begitu saja dapat diinstal, hanya dapat diinstal pada OS yang compatibel pada aplikasi tersebut. Misalkan Photoshop versi CC 2017 ternyata hanya bisa diinstal ke windows 7, 8.1 dan 10 saja. Itupun masih di rokemandikan bahwa RAM minimal 2G dan rekomendasi lainnya, agar sistem yang dijalankan dapat berfungsi maksimal.

Nah, sama seperti manusia. Semua punya Spec yang berbeda. Ada yang punya RAM kecil ada yang besar. Ada yang punya Hardisk sedikit dan yang banyak. Begitu juga dengan Operating Systemnya..masing-masing bisa saja tidak sama. Ada yang memang dari kecil terinstal jujur, ada juga yang culas. Ada yang berbakat kaya (baling sugih) ada juga yang sangat membenci uang (meskipun setiap hari ia butuh uang hehehe)..

Jika didalam diri anda sudah terinstal OS yang tidak kompatibel dengan peristiwa "mendapat uang banyak", maka sekeras apapun anda berusaha, anda akan tetap sulit untuk mendapatkan uang yang banyak.

Misalkan, orangtua anda mendidik anda dengan sudut pandang, bahwa orang kaya itu penipu, uang itu menjijikkan, uang sumber malapetaka, jadi pengusaha itu tidak aman lebih baik jadi PNS dan sebagainya....

Maka, meskipun anda ingin mendapat uang yang banyak, jadi orang kaya, tapi entah kenapa ada perasaan malas berwirausaha, ada perasaan ogah, malu, minder, malas, atau apapun yang menjadi alasan yang menjadikan anda akhirnya tetap miskin.

Ibu P yang pingin sekali punya jodoh baik-baik, alim..eh setiap menjalin hubungan ternyata dapatnya laki-laki yang tukang tipu, kasar, suka main tangan. Setelah usut punya usut, ayahnya perilakunya sama seperti orang-orang yang menjadi kekasihnya itu. Lho apa yang salah dong? ya..Operating Systemnya bilang, bahwa laki-laki semua sama...sama seperti ayahnya yang suka memukul ibunya saat kecil. Selain itu, waktu kecil ibunya selalu bilang, nanti kalau sudah besar cari laki-laki itu yang kaya, tidak ganteng tidak apa-apa asal kaya...

Sebenarnya banyak sekali yang mendekati Ibu P sewaktu muda dulu, tapi tolak para pria itu dengan dalih mereka semua belumlah kaya...

So, anda bisa prediksi kelanjutan cerita Ibu P ini setelahnya...

Intinya begini..

Kita tidak akan bisa menginstal program-program yang positif, jika program tersebut tidak sesuai dengan Operating System kita. Sehingga saat kita mentok dalam mencapai sesuatu, yang harus kita cek adalah...apakah program yang "positif" tersebut sudah kita instal atau belum...

"Ternyata sudah lho pak, tapi kok tidak bisa jalan ya?"

Coba tanyakan ke diri sendiri...apakah Operating System sudah mendukung bisa tidaknya aplikasi tersebut dipasang?

Jika tidak mendukung, maka anda perlu untuk melakukan instal ulang, merubah keyakinan-keyakinan "global" anda terkait isu/topik yang anda usahakan lebih baik.

Misalnya, anda tidak mungkin bisa meningkatkan omset bisnis lebih banyak..jika dalam kepercayaan "global" anda mengenai kesuksesan adalah "UANG ADALAH AKAR DARI BENCANA", sehingga yang harus anda rubah adalah keyakinan ini. Ubahlah dengan "UANG MEMANG BUKAN SEGALANYA, AKAN TETAPI DENGAN BANYAK UANG AKU BISA MELAKUKAN BANYAK HAL. MEMBANTU ORANG SEBANYAK MUNGKIN DENGAN UANG, MEMBANGUN LAPANGAN PEKERJAAN, MEMBERI MEREKA PENDIDIKAN DAN LAIN SEBAGAINYA".

Contoh lainnya, anda tidak akan bisa mendapatkan teman baik, jika dalam keyakinan "global" anda mengenai pertemanan adalah " SEMUA ORANG ITU TIDAK BISA DIPERCAYA". Kita menjadi curigaan, selalu mementingkan diri sendiri, dan akhirnya tidak ada orang yang mau berteman dengan diri kita.

Oh iya, satu hal lagi. Selain mempertimbangkan Operating System dan Aplikasi yang anda instal, anda juga perlu mempertimbangkan spec diri anda, seperti kecerdasan dan kemampuan fisik, sehingga hasilnya tidak bisa anda samakan dengan orang lain.

Semoga kedamaian selalu bersama kita.

Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog

Artikel dan Video bisa anda akses di website :

www.danangbaskoro.com


  The Author

Danang Baskoro, S.Psi., M.Psi