FISIK ANAK TUMBUH DARI MAKANAN BERGIZI, PSIKIS ANAK TUMBUH DARI PERHATIAN DAN CINTA

Saat anak mencari perhatian....jungkir balik, tanya ini itu, pamer mainan buatannya..maklumilah dan beri perhatian...karena ia sedang meminta energi anda...

Anak bisa diibaratkan seperti spon... fisiknya menyerap makanan yang bergizi dari lingkungannya,....sedangkan psikisnya menyerap perhatian dan cinta dari orangtuanya...

Saat anak terpenuhi kebutuhan fisiknya, ia akan sehat secara fisik. Begitu juga saat anak terpenuhi kebutuhan psikisnya, ia akan menjadi bahagia dan sehat secara psikologis..

Jika anda perhatikan...mungkin anda pernah menemui anak kecil yang riang...bicaranya selalu senyum..dan sering menyanyi...ia suka berbagi mainan dengan temannya dan ramah...

Inilah ciri-ciri anak yang selalu disiram dengan cinta...ia banyak menyerap cinta dari orangtua..lalu menyalurkan kelebihan cintanya untuk lingkungan...

Ada juga anak yang bandelnya minta ampun...lari sana sini...berantem dengan temannya..selalu bikin ulah...nah ini ciri-ciri anak yang masih membutuhkan "asupan" cinta untuk psikisnya..dan karena ia kekurangan cinta..secara instingtif ia mencarinya dari orang lain...menyedot terus-menerus dari orang lain...(ciri-ciri ini tidak berlaku untuk anak berkebutuhan khusus)...

Beberapa anak yang kekurangan cinta...saat dewasa nampak posesif..cemburuan...takut kehilangan...terlalu lekat dengan pasangan...over protektif dengan anak...narsistik..suka pamer...bahkan ada yang doyan selingkuh...

Sifat-sifat ini adalah proyeksi dari kebutuhan mendapat cinta yang sudah berlebihan....tapi alih-alih ia melegakan dahaganya akan cinta...cara-caranya hanya membuat ia semakin dahaga...seperti minum air laut...semakin diminum semakin haus...

Saat kuliah dulu saya berpikir jika pola asuh yang otoriterlah yang dapat membentuk pola kepribadian paling buruk...namun ternyata yang paling buruk saat anak tersebut "diabaikan"...tidak dikerasi, tidak disayangi....diabaikan...ada tapi dianggap tidak ada...tidak penting...

Kenapa "pengabaian" membentuk anak jadi buruk...?? karena ia tidak mendapat energi darimanapun...jika orangtua keras...anak masih mendapat perhatian bukan?! ia masih mendapat energi...tapi kalau diabaikan? nol...ia hidup dalam ketidakpastian....ia seperti dilempar dan dibiarkan melayang di udara....

Kebutuhan anak untuk diperhatikan secara intensif ini ada masanya... 0 sampai 3 tahun dikatakan sebagai masa emas...selanjutnya adalah masa perunggu dan perak...(masih lumayan)...lebih dari itu...sulit....

Fenomena yang cukup unik, dulu saya punya tetangga...alim sekali..baik banget...suka membantu siapapun yang dibutuhkan...tapi satu anaknya usia SMA ini nakalnya lumayan...suka membleyer saat naik motor dan tata krama yang kurang...ia juga sering melawan ke ayahnya...

Usut punya usut..anak ini ternyata semenjak kecil di pondokan..semenjak SD ia sudah harus dipaksa berpisah dnegan orangtuanya...yaah orangtuanya juga punya alasan..selain niatnya agar anaknya pandai ilmu agama...mereka dua-duanya pejabat...sibuk sekali...

Saat beranjak SMA sang anak menjadi berani melawan perintah orangtua...dan apapun yang diinginkan ayahnya cenderung dilawan....

So, isilah hati anak-anak dengan cinta kasih. Beri mereka perhatian semaksimal mungkin....

Semoga kedamaian selalu bersama kita

Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog


  The Author

Danang Baskoro, S.Psi., M.Psi